Latest Post

Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik

Router Mikrotik merupakan router yang memiliki fitur lengkap. Salah satu fitur yang cukup populer dan banyak digunakan dari Router Mikrotik itu sendiri adalah Hotspot. Tahukah anda perbedaan internet sharing biasa dengan Hotspot? Mungkin anda sering menemukan sinyal internet wifi yang di password dengan menggunakan WPA atau WEP. Anda akan bisa internetan jika memasukkan password dengan benar. Jadi siapa saja bisa mengakses wifi itu jika tau password nya karena password nya hanya ada satu. Berbeda dengan metode Hotspot, yang mana kebanyakan wifi hotspot tidak di password dan semua user bisa konek kemudian akan diarahkan ke halaman login di Web Browser. Tiap user bisa login dengan username dan password yang berbeda-beda. Metode semacam inilah yang sering kita temukan di wifi Cafe, Sekolah, kampus, maupun area publik lainnya.

Nah, sekarang kita akan membahas Tutorial Mikrotik Indonesia dengan mencoba membuat dan seting mikrotik sebagai Hotspot. Namun sebelumnya anda perlu tau apa saja kelebihan Hotspot dengan menggunakan Mikrotik. Dengan menggunakan Mikrotik sebagai Hotspot, anda dapat mengkonfigurasi jaringan wireless yang hanya bisa digunakan dengan username dan password tertentu. Anda juga dapat melakukan manajemen terhadap user-user tersebut. Misalnya, mengatur durasi total penggunaan hotspot per user, membatasi berapa besar data yang dapat di download tiap user, mengatur konten apa saja yang boleh diakses user, dll.

Oke, udah tau kan apa saja kelebihan dan fitur-fitur hotspot mikrotik. Sekarang lanjut Balajar Mikrotik langsung ke praktek nya. Kita mulai dengan konfigurasi dasar hotspot nya dulu ya.

1. Tentukan interface yang akan dibuatkan hotspot. Karena kita akan membuat hotspot via wifi maka pilih interface wlan. Disini saya asumsikan menggunakan wlan1. Aktifkan wlan1 dan gunakan mode AP Bridge, isikan SSID dengan nama hotspot anda.



2. Beri IP address interface wlan1, misalnya 192.168.100.1/24
[admin@MikroTik] > ip address add address= 192.168.100.1/24 interface=wlan1

Atau bisa melalui winbox, masuk ke menu IP --> Address


3. Sekarang kita mulai membuat Hotspot untuk wlan1. Untuk lebih mudah nya kita menggunakan wizard Hotspot Setup. Masuk ke menu IP --> Hotspot --> Hotspot Setup



4. Pilih Hotspot Interface : wlan1 --> klik Next

5. Selanjutnya mengisikan IP address dari wlan1 dan centang Masquerade Network. klik Next


6. Menentukan range IP address yang akan diberikan ke user (DHCP Server), misal : 192.168.100.10-192.168.100.254. Jadi user akan diberikan IP secara otomatis oleh DHCP Server antara range IP tersebut.


7. Memilih SSL certificate. Pilih none saja, klik Next.


8. IP Address untuk SMTP Server kosongkan saja. Klik Next.



9. Memasukkan alamat DNS Server. Isikan saja dengan DNS Server nya Google : 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Klik Next.



10. Memasukkan nama DNS untuk local hotspot server. Jika diisi nantinya akan menggantikan alamat IP dari wlan1 sebagai url halaman login. Jika tidak diisi maka url halaman login akan mengguakan IP address dari wlan1. Kosongkan saja, klik next.


11. Hotspot sudah berhasil dibuat. Silakan anda coba koneksikan laptop anda ke wifi hotspot anda.



12. Buka browser dan akses web sembarang, misalnya mikrotikindo.blogspot.com maka anda akan dialihkan ke halaman login hotspot mikrotik.

13. Silakan coba login dengan username : admin dan password : kosong. 
14. Jika berhasil login berarti Hotspot sudah beres.
15. Untuk mengedit dan menambahkan user silakan masuk ke menu IP --> Hotspot --> klik tab Users



Oke cukup sekian dulu tutorial tentang Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik. Untuk pembahasan fitur hotspot mikrotik lainnya seperti penjelasan menu tab Hotspot dan user manager menggunakan RADIUS Server akan dibahas pada artikel selanjutnya. Selamat Belajar Mikrotik, Good luck :)


 

Download Winbox Mikrotik

 Apa itu Winbox? Berikut ini pengertian winbox. Winbox adalah sebuah utility yang digunakan untuk melakukan remote ke server mikrotik dalam mode GUI (Graphical User Interface). Jadi dengan ini anda tidak perlu repot-repot mengetikkan perintah-perintah Mikrotik, hanya tinggal klik saja. 

Jika Mikrotik diinstall pada PC, maka untuk mengkonfigurasi mikrotik dalam text mode melalui PC itu sendiri, sedangkan untuk mode GUI yang menggunakan winbox ini konfigurasi mikrotik melalui komputer client tentu saja dengan download winbox mikrotik dulu.

Mengkonfigurasi mikrotik melaui winbox ini lebih banyak digunakan karena selain penggunaannya yang mudah kita juga tidak harus menghapal perintah-perintah Mikrotik. Semua perintah itu sudah tersedia dalam bentuk Graphical Menu pada Winbox. Jadi tinggal pilih dan klik saja menu apa yang diinginkan. 

Fungsi Winbox

Fungsi utama winbox adalah untuk setting yang ada pada mikrotik, berarti tugas utama winbox adalah untuk menyetting atau mengatur mikrotik dengan GUI, atau tampilan dekstop 
fungsi winbox lebih rinci adalah
1. Setting mikrotik router
2. untuk setting bandwidth jaringan internet
3. untuk setting blokir sebuah situs
4. dan masih banyak yg lainnya.

Untuk mendapatkan winbox, anda bisa download Winbox atau bisa juga mendapatkan winbox dari mikrotik anda.

Caranya buka browser anda, tuliskan di address bar http://ipaddressrouter/winbox/winbox.exe 
Contoh : 
http://192.168.1.10/winbox/winbox.exe

atau Download Winbox Mikrotik disini.

Buka winbox nya maka akan muncul tampilan seperti ini :


Berikut ini adalah contoh tampilan Winbox :
Jika anda sudah Download Winbox Mikrotik, silakan anda praktekan Tutorial Mikrotik Indonesia yang ada di blog ini.


Source :  http://mikrotikindo.blogspot.com
 

Apa itu Mikrotik? Pengertian Mikrotik & Penjelasannya

Mikrotik adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (Software) yang berhubungan dengan sistem jaringan komputer yang berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Mikrotik didirikan pada tahun 1995 untuk mengembangkan router dan sistem ISP (Internet Service Provider) nirkabel.

Mikrotik dibuat oleh MikroTikls sebuah perusahaan di kota Riga, Latvia. Latvia adalah sebuah negara yang merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang ini. Mikrotik awalnya ditujukan untuk perusahaan jasa layanan Internet (PJI) atau Internet Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya menggunakan teknologi nirkabel atau wireless. Saat ini MikroTikls memberikan layanan kepada banyak ISP nirkabel untuk layanan akses Internet dibanyak negara di dunia dan juga sangat populer di Indonesia. MikroTik sekarang menyediakan hardware dan software untuk konektivitas internet di sebagian besar negara di seluruh dunia. Produk hardware unggulan Mikrotik berupa Router, Switch, Antena, dan perangkat pendukung lainnya. Sedangkan produk Software unggulan Mikrotik adalah MikroTik RouterOS.

MikroTik RouterOS 

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot. Untuk instalasi Mikrotik tidak dibutuhkan piranti lunak tambahan atau komponen tambahan lain. Mikrotik didesain untuk mudah digunakan dan sangat baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga yang kompleks sekalipun.

Mikrotik RouterBoard



RouterBoard adalah router embedded produk dari mikrotik. Routerboard seperti sebuah pc mini yang terintegrasi karena dalam satu board tertanam prosesor, ram, rom, dan memori flash. Routerboard menggunakan os RouterOS yang berfungsi sebagai router jaringan, bandwidth management, proxy server, dhcp, dns server dan bisa juga berfungsi sebagai hotspot server.

Ada beberapa seri routerboard yang juga bisa berfungsi sebagai wifi. sebagai wifi access point, bridge, wds ataupun sebagai wifi client. seperti seri RB411, RB433, RB600. dan sebagian besar ISP wireless menggunakan routerboard untuk menjalankan fungsi wirelessnya baik sebagai ap ataupun client. Dengan routerboard Anda bisa menjalankan fungsi sebuah router tanpa tergantung pada PC lagi. karena semua fungsi pada router sudah ada dalam routerboard. Jika dibandingkan dengan pc yang diinstal routerOS, routerboard ukurannya lebih kecil, lebih kompak dan hemat listrik karena hanya menggunakan adaptor. untuk digunakan di jaringan wifi bisa dipasang diatas tower dan menggunakan PoE sebagai sumber arusnya.

Mikrotik pada standar perangkat keras berbasiskan Personal Computer (PC) dikenal dengan kestabilan, kualitas kontrol dan fleksibilitas untuk berbagai jenis paket data dan penanganan proses rute atau lebih dikenal dengan istilah routing. Mikrotik yang dibuat sebagai router berbasiskan PC banyak bermanfaat untuk sebuah ISP yang ingin menjalankan beberapa aplikasi mulai dari hal yang paling ringan hingga tingkat lanjut. Contoh aplikasi yang dapat diterapkan dengan adanya Mikrotik selain routing adalah aplikasi kapasitas akses (bandwidth) manajemen,firewallwireless access point (WiFi)backhaul link, sistem hotspotVirtual Private Netword (VPN)server dan masih banyak lainnya.

Sistem Level Lisensi Mikrotik 
Mikrotik bukanlah perangkat lunak yang gratis jika anda ingin memanfaatkannya secara penuh, dibutuhkan lisensi dari MikroTikls untuk dapat menggunakanya alias berbayar. Mikrotik dikenal dengan istilah Level pada lisensinya. Tersedia mulai dari Level 0 kemudian 1, 3 hingga 6, untuk Level 1 adalah versi Demo Mikrotik dapat digunakan secara gratis dengan fungsi-fungsi yang sangat terbatas. Tentunya setiap level memilki kemampuan yang berbeda-beda sesuai dengan harganya, Level 6 adalah level tertinggi dengan fungsi yang paling lengkap. Secara singkat dapat digambarkan jelaskan sebagai berikut:
  • Level 0 (gratis); tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan fitur hanya dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan.
  • Level 1 (demo); pada level ini kamu dapat menggunakannya sbg fungsi routing standar saja dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk menggunakannya.
  • Level 3; sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolan perangkat wireless tipe klien.
  • Level 4; sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola perangkat wireless tipe akses poin.
  • Level 5; mencakup level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah pengguna hotspot yang lebih banyak.
  • Level 6; mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi apapun.


 

Tutorial Cara Instalasi Mikrotik RouterOS di PC

Jika anda membeli RouterBoard Mikrotik biasanya sudah langsung bisa digunakan tanpa perlu lagi melakukan instalasi RouterOS, tinggal memasukkan lisensi saja. Namun jika anda tidak ingin menggunakan RouterBoard atau hanya ingin menggunakan PC sebagai Mikrotik tentunya anda harus melakukan instalasi mikrotik ke PC dulu. Nah, ada beberapa cara install Mikrotik ke PC. Mikrotik dapat di install di PC dengan menggunakan beberapa cara, yaitu:
  1. ISO Image; menggunakan Compact Disc (CD) instalasi. Silakan download file berekstensi .ISO yang tersedia dan kamu harus “membakarnya” ke dalam media CD kosong.
     
  2. NetInstall; melalui jaringan komputer (LAN) dengan Satu Disket, atau menggunakan Ethernet yang mendukung proses menyalakan komputer (booting) komputer melalui Ethernet Card. NetInstall dapat dilakukan pada sistem operasi Windows 95/98/NT4/2000/XP.
     
  3. Mikrotik Disk Maker; membutuhkan beberapa buah disket ukuran 3,5″ yang nant inya akan disalin pada hard disk saat instalasi dilakukan. Dengan menggunakan tools FloppyMaker.exe.
Dari ketiga cara tersebut, cara pertama yang menggunakan CD ISO image yang paling populer dan paling banyak digunakan. Jadi kali ini kita akan membahas cara yang pertama dulu. Cara instalasi Mikrotik menggunakan ISO image memang cukup mudah dilakukan. Anda hanya perlu mendownload file ISO Mikrotik RouterOS, burn ke CD, boot ke CD itu dan install Mikrotik nya. Oke Sekarang kita akan mulai bahas cara install mikrotik RouterOS di PC, silakan simak cara berikut ini :
  1. Download file ISO Mikrotik nya. Kalian bisa download disini (Udah termasuk lisensi level 6. Mohon gunakan HANYA UNTUK TUJUAN BELAJAR SAJA!)
  2. Burn file ISO nya ke CD.
  3. Masukkan cd mikrotik ke dalam cd/dvd room.
  4. Setting bios komputer anda, pada booting awal (first boot)nya adalah cd/dvd room anda.
  5. Setelah di setting maka komputer anda akan booting pertama kale ke cd/dvd room anda. Jika berhasil maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.
  6. Lakukan proses instalasi Mikrotik dengan memilih (check) semua pilihan yang ada dengan tombol ‘a‘. Kalo udah dicentang semua tekan tombol ‘i’ untuk meginstall Mikrotik.
  7. Tunggu bentar sampe proses instalasi nya selesai. Sabar yahh, cuma bentar kok.  Kalo udah selesai tekan tombol Enter untuk reboot
     
  8. Setelah komputer anda restart maka anda akan diminta untuk check disk atau tidak. Klik tombol “Y” untuk menyetujui, atau klik tombol “N” untuk tidak menyetujui. 
  9. Setelah itu akan muncul tampilan login. “admin” (tanpa tanda petik) pada Mikrotik Login. Dan pada password enter aja. karena password defaultnya tidak ada password
  10. Jika berhasil maka akan muncul gambar tampilan awal mikrotik (lihat gambar dibawah ini). Menandakan anda telah berhasil menginstal mikrotik.
Sekarang Mikrotik RouterOS nya sudah terinstall di PC anda. Namun mikrotik nya hanya bisa digunakan selama 24 jam saja karena masih dalam masa trial. Untuk bisa membuatnya full version menggunakan lisensi level 6, perlu dilakukan registrasi lisensi dulu. File lisensi level 6 nya sudah ada di paket ISO sebelumnya. Silakan cari file nya.

Cara Registrasi Lisensi Mikrotik :

  1. Koneksikan PC Mikrotik nya dengan PC lainnya atau Laptop anda menggunakan kabel UTP.
  2. Buka Winbox (Jika belum punya Winbox silakan download Winbox disini)
  3. Login ke Mikrotik menggunakan Winbox.
  4. Di halaman utama Winbox “RouterOs Welcome” dengan berita  router anda tidak memiliki key dan router akan di stop dalam waktu 23 jam 50 menit. 
  5. Di halam Utama Winbox klik  “System” dan klik “Licence”
  6. Kemudian klik "Import Key" dan pilih file lisensi level 6 yang ada di folder ISO tadi
  7. Router  now? klik “OK” maka router akan restart dan disconnect. 
  8. Login lagi ke Mikrotik nya via Winbox, buka menu System --> License --> Maka akan muncul tampilan bahwa Mikrotik sudah berhasil diregistrasi dengan lisensi level 6. 
Selamat sekarang Mikrotik Anda lisensi nya sudah menjadi level 6. Anda dapat mencoba menyeting Mikrotik PC anda ini dengan Tutorial Mikrotik Indonesia yang ada di blog ini. Selamat mencoba :)


Source : http://mikrotikindo.blogspot.com



 

Tutorial Cara Auto Start VM VirtualBox dengan mudah

1. Buka VirtualBox 
2. Klik kanan pada VM yang mau di Auto Start
3. Klik "Create Shortcut on Desktop"


5. Akan Muncul Shortcut VM VirtualBox di Desktop
6. Buka Windows Explorer, Masuk ke direktori ini :
C:\ProgramData\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs\Startup
7. Drag n Drop atau copy paste Shortcut nya ke direktori tadi


8. Kalo muncul peringatan seperti ini pilih "Continue" saja

9. Jadinya kaya gini :

10. Coba anda restart PC/Laptop nya. Saat Windows Start up maka VM VirtualBox nya akan jalan secara otomatis (auto start).

NB : Saya menggunakan Windows 8. Untuk versi Windows lain mungkin perlu disesuaikan untuk direktory start up nya. Dan untuk Linux ada caranya sendiri, silakan googling aja ya :)

Oke selamat mencoba dan semoga Tutorial Cara Auto Start VM VirtualBox ini bermanfaat :)


Source : http://mikrotikindo.blogspot.com
 

Tutorial Cara Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard dengan VMWare

Bagi anda yang inginbelajar Mikrotik tapi tidak punya Router Board nya ga usah kuatir, karena kita masih bisa belajar mikrotik dengan menggunakan file iso Mikrotik. Jadi sebenarnya Mikrotik itu adalah Linux yang dibuat khusus untuk Router. Sehingga kita ga perlu punya router board nya, yang penting punya software Mikrotik nya dalam bentuk file ISO. File ISO Mikrotik ini bisa dijalankan di PC bekas (Baca Artikel sebelumnya : Tutorial Cara Instalasi Mikrotik RouterOS). Namun kali ini kita akan install tanpa PC bekas tambahan yaitu dengan menjalankan menggunakan Virtual Machine seperti VMWare Player, VMware Workstation, Virtual Box, dll.



Kemudian dari VM itu kita koneksikan ke Winbox. Tinggal kita otak-atik aja deh mikrotiknya, experimen buat belajar Mikrotik :). Oke langsung aja ya ke caranya, berikut hal-hal yang dibutuhkan untuk Belajar Mikrotik tanpa Perlu Punya Router Board Mikrotik :
  • Komputer/Laptop
  • File ISO Mikrotik
  • Virtual Machine (saya menggunakan VMWare Workstation)
  • Semangat untuk belajar dengan hal yang agak ribet menyenangkan :D
Nah kalo hal-hal di atas udah terpenuhi, kita langsung aja ke langkah-langkah nya :

Proses Instalasi ISO Mikrotik OS

1. Download file ISO Mikrotik nya. Kalian bisa download disini (Udah termasuk lisensi level 6. Mohon gunakan HANYA UNTUK TUJUAN BELAJAR SAJA!)

2. Jalankan ISO Mikrotik nya di Virtual Machine. Dalam hal ini saya menggunakan VMWare Workstation. Ketika membuat Harddisk baru di VM nya kasih space kecil aja misal 200MB, karena Mikrotik ini ga butuh space banyak kok. Biar Harddisk kalian ga cepet abis ;)

3. Jalankan VM Mikrotik nya, dan lakukan proses instalasi Mikrotik dengan memilih (check) semua pilihan yang ada dengan tombol 'a'. Kalo udah dicentang semua tekan tombol 'i' untuk meginstall Mikrotik.
4. Tunggu bentar sampe proses instalasi nya selesai. Sabar yahh, cuma bentar kok ;) Kalo udah selesai tekan tombol Enter untuk reboot

Konfigurasi Jaringan

1. Setelah proses instalasi Mikrotik OS nya selesai, coba masuk ke system Mikrotik nya. Masukkan user login : admin dan password : 'kosongin aja'

2. Selamat anda sudah berhasil masuk system Mikrotik di VM. Disini kita cuma bisa memasukkan perintah berbasis text aja, ga ada mode GUI nya. Sekarang kita mulai konfigurasi jaringan nya agar bisa terkoneksi ke jaringan lokal PC terutama biar bisa buka Winbox. Silakan Download Winbox disini.

3. Pada VM nya masuk ke settings, rubah Network Adapter nya ke custom VMNet1. Untuk yang pake VM lain macam Virtual Box silakan menyesuaikan aja ya.

4. Selanjutnya coba buka Winbox, cek apakah udah terdeteksi Mikrotik nya. Kalo udah langsung login aja pake data login yang sama. Kalo ga bisa login coba cek lagi konfigurasi jaringannya. Disable aja Adapter VMnet8 biar ga bingung Winbox nya.



5. Pada Winbox nya cuma ada 1 interface yaitu Ether 1 doang, jadi lumayan ribet sebenarnya karena biasanya kita praktek pake wlan dan disitu ga ada wlan nya karena memang secara fisik di VMWare ga punya interface wireless. Jadi ya kita cuma bisa pake Ether 1 aja.

6. Tapi gapapa, kita masih bisa nambah Virtual Ethernet buat membantu kerja kita nanti kalo mau nyoba bikin hotspot biar bisa masuk ke user manager hotspot nya.

7. Alokasikan IP address buat Ether 1 misal : 192.168.1.1/24 Alokasikan juga IP address satu jaringan untuk Adapter VMnet1 nya biar bisa konek ke hotspot nya di browser.

Praktek Membuat HOTSPOT

1. Nah kalo koneksi jaringan nya uda beres, kita udah bisa nyoba praktek nih bikin hotspot sendiri walaupun cuma modal 1 interface ether doang. Tapi setidaknya kita masih bisa membuat Virtual Ethernet buat bantuan.

2. Oke, buat Virtual Ethernet dulu aja biar bisa dipake buat masuk ke User Manager Mikrotik nya nanti. Interface -> add -> Virtual Ethernet -> Ok. Jangan lupa diberi IP address yang satu jaringan sama Ether 1 ya, misal : 192.168.1.5/24
 

3. Selanjutnya buat Hotspot via IP -> hotspot -> Hotspot Setup -> ikuti langkah-langkah wizard nya

4. Kalo udah coba cek hotspotnya udah jalan apa belum. Akses alamat ip ether 1 tadi http://192.168.1.1 dari browser PC. Kalo muncul halaman login mikrotik berarti hostpot udah jadi. Silakan login dengan username dan password yang tadi dibuat.

5. Untuk selanjutnya silakan kalian berexperimen sendiri. Kalian bisa kembangkan untuk membuat Radius Server dengan mengakses User Manager di IP virtual ethernet tadi misal : http://192.168.1.5/usermgr

Dari semua tutorial di atas sangat dimungkinkan sekali untuk kondisi error. Karena memang kita tidak punya Mikrotik nya secara fisik, hanya menjalankannya secara virtual, sehingga kesalahan mungkin saja terjadi. Saya sendiri butuh waktu berjam-jam untuk bisa mengakses user manager, karena sering nya alamat itu tidak bisa diakses :(. Jadi disinilah kita harus sabar dan mau mencari solusi dari semua masalah itu, karena dibalik semua masalah pasti ada jalan keluarnya, dan dari itu semua kita akan mendapat pembelajaran nya :).
 

Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard Menggunakan VirtualBox

Sebelumnya saya jelasin dulu apa itu VMWare dan VirtualBox. Jadi kedua software ini dapat menjalankan sistem operasi secara virtual didalam sistem operasi di PC/laptop kita. Misalnya kita mau jalanin Linux Ubuntu di Windows 7 PC kita. Udah ngerti kan?

Sekarang saya coba jelaskan kenapa kali ini saya menggunakan VirtualBox bukannya VMWare. Alasannya yaitu karena kelebihan VirtualBox daripada VMWare :
1. VirtualBox itu Software GRATIS, Sedangkan VMWare Workstation Tidak
2. VirtualBox lebih simpel dan mudah digunakan
3. VirtualBox lebih enteng dibandingkan VMWare
4. Dll, Dsb, Dst.. :D

Oke, sekarang saya coba jelaskan apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Disini kita menggunakan VirtualBox untuk menjalankan RouterOS Mikrotik dan Windows XP secara virtual. Tujuannya adalah agar kita tetap bisa belajar dan oprek-oprek Mikrotik tanpa harus punya RouterBoard nya. Hal ini saya lakukan karena saya lagi ada tugas negara dan tidak bawa RouterBoard Mikrotik. Jadi kalo mau experimen kan susah. Oleh karena itulah saya coba pakai Virtual Machine ini. 

Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar topologi yang akan kita bangun berikut ini :


Hal yang kita butuhkan adalah :
1. PC/Laptop yang terkoneksi ke Internet. Mau konek pake Modem, Wifi, atau lainnya terserah anda. 
2. Software VirtualBox terbaru, silakan download disini.
3. File Installer RouterOS Mikrotik, 
4. File Installer (ISO) Windows XP, Silakan sendiri ya. Googling aja :D
5. Winbox Mikrotik.
6. Secangkir kopi dan cemilan untuk menemani kita ngoprek ;)

Disini saya menggunakan Windows XP supaya lebih gampang konfigurasinya. Selain itu juga lebih enteng dan cepet loadingnya. Kalau anda mau pake windows lain silakan saja. Atau mau pake Linux juga ga masalah. Tapi disini saya contohkan caranya menggunakan Windows XP SP3.

Langsung saja, langkah-langkah nya sebagai berikut.
Langkah Instalasi :
1. Silakan Download dan Install VirtualBox nya
2. Buat VM baru untuk Windows XP, sesuaikan resource (RAM, Harddisk) dengan spek PC anda
3. Boot VM tersebut dengan installer Windows XP (ISO)
4. Jalankan VM Win XP nya --> Lakukan proses instalasi Win XP sampai selesai
5. Buat VM baru untuk Mikrotik --> Lakukan hal yang sama seperti pada Win XP
6. Boot VM tersebut dengan installer RouterOS Mikrotik (ISO)
7. Jalankan VM Mikrotik nya --> Lakukan proses Instalasi Mikrotik RouterOS sampai selesai.

Langkah Konfigurasi Jaringan :
Sesuai dengan topologi di atas, kita gunakan 2 Ether pada Mikrotik. 
Ether1 untuk koneksi ke Client (Host-only) --> IP address 10.10.10.2/24
Ether2 untuk koneksi ke Internet (NAT) --> IP address otomatis dari DHCP Client

Oke, Semoga Tutorial Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard Menggunakan VirtualBox ini bermanfaat. Selamat mencoba. :)
 

Download Ebook Tutorial Microsoft Office 2007 Bahasa Indonesia

Penggunaan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office di lingkungan pendidikkan dan perkantoran sangatlah penting, karena dengan aplikasi office itulah semua pekerjaan yang biasanya dilakukan manusia kini digantikan oleh komputer, seperti membuat tulisan (laporan, buku, cerpen, majalah, dll), presentasi, perhitungan, kirim surat, dll. Semua tidak terlepas dari bantuan aplikasi office.
Dalam artikel ini saya ingin sharing beberapa ebook tutorial tentang penggunaan Microsoft Office 2007 (Microsoft Word, Excel, Power Point, dan Access). Tutorial di sini sebenarnya ditujukan untuk pelajar SMA/SMK namun saya juga menyertakan e-book tentang dasar-dasar Office, dan tidak ada salahnya bagi anda yang sudah bekerja ingin belajar dan mengulang penggunan Microsoft Office agar mempermudah pekerjaan anda, Berikut link untuk mendownloadnya. :)
Dasar-Dasar Microsoft 2007




Download Tutorial Microsoft Word From IKC (Ilmu Komputer)


♦ Ebook tutorial Microsoft Word 2007

♦ Ebook tutorial Microsoft Excel 2007

♦ Ebook tutorial Microsoft Power Point 2007

 http://mightyupload.com/vn9lrize649i/Microsoft_PowerPoint_2007.pdf
♦ Ebook tutorial Microsoft Access 2007

Database relationships dan Query Pada Microsoft Access

 

Otodidak - Linux Guide untuk pemula

Hari ini melalui sebuah blog tidak sengaja saya membaca artikel tentang sebuah aplikasi yg bagus untuk belajar linux , jadi apa salahnya saya mencoba berbagi informasi melalui blog saya ini. saya rasa aplikasi ini cukup bagus untuk teman-teman yg mau mencoba tapi ragu akan linux .
aplikasi ini bernama Otodidak adalah aplikasi dengan kegunaan utamanya sebagai aplikasi belajar Linux yang all-in-one untuk pemula dengan antar muka GUI berbahasa Indonesia, prinsip Click and Run serta di lengkapi gambar untuk penjelasan.
otodidak memiliki fitur yang lumayan lengkap di antaranya :
  1. Simulator Terminal
  2. Kumpulan tutorial instalasi modem di Ubuntu
  3. Kumpulan penjelasan mengenai Ubuntu
  4. Tabel perbandingan aplikasi Windows dan Ubuntu
  5. Kumpulan pengetahuan Linux bergambar
  6. Tutorial instalasi aplikasi di Ubuntu
  7. Tutorial instalasi kodek MP3 di Ubuntu
  8. Penjelasan mengenai 5 desktop environment di Linux
  9. Kumpulan perintah Terminal yang sering digunakan
  10. Kumpulan trik cepat menggunakan Terminal
  11. Kumpulan pengetahuan dasar Linux, GNU, Free Software, Open Source, Repositori, dan cara belajar Linux dalam Bahasa Indonesia dan disertai ilustrasi
Otodidak bisa berjalan pada system operasi Linux , Windows , dan Mac OS. berikut ini adalah sedikit screenshot yg saya ambil setelah menginstall aplikasi ini

Screenshot 
otodidak3
otodidak1
otodidak2

untuk teman-teman yang penasaran dengan aplikasi ini & ingin mendownloadnya silahkan download pad link ini :


 
 
Edited by : | Alleyboyz |
Copyright © 2014. VITAMIN Ce - All Rights Reserved
Hidup adalah Seni Gambar Tanpa satupun Penghapus - John W. Gardner
Proudly powered by Blogger